
Kehamilan membawa banyak perubahan dalam kehidupan seorang perempuan, termasuk kondisi kulit. Karena itu, memilih skincare untuk ibu hamil perlu dilakukan dengan lebih cermat. Sebagian ibu hamil mungkin mengalami kulit yang lebih kering, sensitif, mudah berjerawat, hingga muncul flek hitam yang sebelumnya tidak ada.
Perubahan ini terkadang membuat mengevaluasi kembali rutinitas skincare yang selama ini digunakan. Produk yang sebelumnya terasa cocok mungkin perlu dipertimbangkan kembali, terutama ketika mulai memperhatikan kandungan dan keamanan skincare selama kehamilan.
Di sisi lain, memilih skincare juga bisa terasa membingungkan. Ada banyak produk dengan berbagai ingredient dan klaim manfaat yang menarik. Namun, apakah semua produk tersebut benar-benar dibutuhkan oleh kulit?
Sebenarnya, merawat kulit selama kehamilan tidak harus selalu menggunakan banyak produk. Dengan memahami kebutuhan kulit dan memilih rangkaian perawatan yang sesuai, kamu tetap bisa menjaga kulit agar terasa nyaman dan terhidrasi. Yuk, simak tipsnya!
Mengapa Kondisi Kulit Bisa Berubah Selama Kehamilan?
Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi produksi minyak, kelembapan, serta pigmentasi kulit. Akibatnya, kondisi kulit setiap ibu hamil bisa berbeda-beda.
Sebagian mengalami kulit yang lebih berminyak dan mudah berjerawat, sementara sebagian lainnya merasakan kulit lebih kering atau sensitif. Perubahan pigmentasi juga dapat menyebabkan munculnya melasma atau flek kecokelatan pada wajah.
Karena itu, penting untuk tidak langsung menganggap semua perubahan kulit membutuhkan produk baru. Sebelum mengganti rutinitas skincare, coba perhatikan kondisi kulit dan apa yang sebenarnya dibutuhkan.
Jika kulit terasa lebih kering atau mudah mengalami ketidaknyamanan, menjaga kelembapan dan merawat skin barrier bisa menjadi salah satu langkah yang perlu diperhatikan.
Hamil Bukan Berarti Harus Berhenti Merawat Kulit
Saat hamil, kamu tetap bisa melakukan perawatan kulit. Namun, pemilihan produk perlu dilakukan dengan lebih cermat, terutama dalam memperhatikan ingredient yang digunakan.
Ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan saat memilih skincare selama kehamilan.
- Perhatikan ingredient sebelum menggunakan produk
Jangan hanya melihat klaim manfaat pada kemasan. Luangkan waktu untuk membaca daftar ingredient dan memastikan kandungannya sesuai untuk digunakan selama kehamilan. Retinoid, misalnya, merupakan kelompok bahan yang perlu dihindari selama kehamilan. Jika masih ragu, konsultasikan dengan dokter kandungan atau dokter kulit.
- Prioritaskan basic skincare
Kamu tidak harus menggunakan banyak produk untuk merawat kulit. Rutinitas dasar seperti facial wash, moisturizer, dan sunscreen yang sesuai dapat menjadi fondasi perawatan sehari-hari. Produk tambahan bisa digunakan sesuai kebutuhan kulit.
- Jaga kelembapan dan skin barrier
Skin barrier merupakan lapisan pelindung kulit yang membantu mempertahankan kelembapan sekaligus melindungi kulit dari faktor eksternal. Menjaga skin barrier tetap sehat dapat membantu kulit terasa lebih nyaman, terutama ketika mengalami kekeringan.
- Hindari mencoba banyak produk sekaligus
Ketika ingin mengganti skincare, sebaiknya lakukan secara bertahap. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah mengetahui respon kulit terhadap produk baru. Jika muncul rasa perih, kemerahan, atau iritasi, hentikan pemakaian produk yang dicurigai dan konsultasikan dengan dokter jika keluhan berlanjut.
Gentle Skincare Routine untuk Membantu Menjaga Skin Barrier
Saat hamil, kulit bisa mengalami perubahan sehingga penting untuk lebih selektif dalam memilih skincare. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan membantu menjaga skin barrier.
Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah ERHA Skin Barrier Complex Gentle Set.

ERHA Skin Barrier Complex Gentle Set terdiri dari empat produk, yaitu:
1. Skinsitive Ultracalm Face Wash
Membersihkan wajah menjadi langkah awal yang penting, terutama saat kulit terasa kering atau sensitif. Dengan 4% PHA untuk eksfoliasi lembut dan Panthenol untuk membantu menenangkan serta menjaga kelembapan kulit.
2. Skinsitive Face Toner
Menjaga hidrasi kulit menjadi salah satu hal penting dalam merawat skin barrier, terutama saat kulit terasa kering. Toner ini dilengkapi 2x Hyaluronic Acid untuk membantu menghidrasi dan mempertahankan kelembapan kulit. Selain itu, ingredient Ceramide membantu mendukung fungsi skin barrier agar kulit tetap lembap, halus, dan terasa nyaman.
3. Skinsitive Skin Barrier Moisturizer
Moisturizer menjadi langkah penting untuk membantu menjaga kelembapan kulit dan mendukung fungsi skin barrier. Penggunaan pelembap secara rutin juga membantu mengurangi rasa kering agar kulit terasa lebih nyaman. Dengan 3X Skin-Identical Ceramide Technology membantu memperkuat skin barrier, sementara Trihydra Complex membantu menjaga kelembapan kulit secara optimal.
4. Skinsitive Face Serum
Serum dapat menjadi pilihan perawatan tambahan sesuai kebutuhan kulit. Dilengkapi 3x Barrier Action yang membantu merawat skin barrier, mengurangi rasa gatal, dan menenangkan kulit yang mengalami iritasi. Jika kamu sedang hamil, pastikan ingredient dalam produk telah ditinjau untuk kesesuaian penggunaannya selama kehamilan.
Pilih Skincare dengan Lebih Cermat Selama Kehamilan
Setiap kulit memiliki kebutuhan yang berbeda, terutama selama kehamilan. Perubahan hormon bisa membuat kulit terasa lebih kering, sensitif, atau memunculkan masalah kulit baru. Karena itu, penting untuk memilih skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit serta membantu menjaga kelembapan dan kesehatan skin barrier selama kehamilan.
Yuk, mulai rawat kulit dengan lebih mindful bersama ERHA Skin Barrier Complex Gentle Set (4pcs) untuk melengkapi rutinitas perawatan kulit sehari-hari. Pastikan setiap produk sesuai dengan kebutuhan kulit dan konsultasikan dengan tenaga medis mengenai kesesuaiannya selama kehamilan. Temukan juga berbagai informasi menarik seputar kesehatan dan perawatan kulit lainnya hanya di ERHASTORY!



















